SSH Server

| Senin, 06 April 2015



Pengertian SSH


SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman. Dikembangkan pertamakali oleh OpenBSD project dan kemudian versi rilis p (port) di-manage oleh team porting ke sistem operasi lainnya, termasuk sistem operasi Linux. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis/X apabila konfigurasinya mengijinkan. scp yang merupakan anggota keluarga ssh adalah aplikasi pengganti rcp yang aman, keluarga lainnya adalah sftp yang dapat digunakan sebagai pengganti ftp.

Dengan SSH, semua percakapan antara server dan klien di-enkripsi. Artinya, apabila percakapan tersebut disadap, penyadap tidak mungkin memahami isinya. Bayangkan seandainya Anda sedang melakukan maintenance server dari jauh, tentunya dengan account yang punya hak khusus, tanpa setahu Anda, account dan password tersebut disadap orang lain, kemudian server Anda diobrak-abrik setelahnya.


Cara Kerja SSH



Saat suatu client mencoba mengakses suatu linux server melalui SSH. SH daemon yang berjalan baik pada linux server maupun SSH client telah mempunyai pasangan  public/private key yang masing-masing menjadi identitas SSH bagi keduanya. Penjelasan detail koneksi Private SSH adalah sebagai berikut : 

- Client (software Private SSH) dengan local port melakukan koneksi melalui port 22 atau port kostum lainnya pada server. 

- Client dan server setuju untuk menggunakan sesi SSH tertentu. Hal ini penting karena SSH v.1 dan v.2 tidak kompatibel. 

- Client meminta public key dan host key milik server. 

- Client dan server menyetujui algoritma enkripsi yang akan dipakai (misalnya TripleDES atau IDEA). 

- Client membentuk suatu session key yang didapat dari client dan mengenkripsinya menggunakan public key milik server. 

- Server mendecrypt session key yang didapat dari client, meng-re-encrypt-nya dengan public  key milik client, dan mengirimkannya kembali ke client untuk verifikasi. 

- Pemakai mengotentikasi dirinya ke server di dalam aliran data terenkripsi dalam session  key tersebut.

Sampai disini koneksi telah terbentuk, dan client dapat menggunakan koneksi internet dari server yang unlimited, namun tetap tersaring oleh QoS provider dan speed modem.


Konfigurasi SSH Server


Saya akan menjelaskan mengenai cara menginstall ssh. Fungsi ssh(secure shell)  adalah untuk meremote server ketika kita tidak ada di server. Jadi, kita tidak perlu datang langsung ke server cukup kita konek ke server dan kita remote dengan aplikasi yang bernama putty.

Berikut langkah-langkah menginstall ssh di debian 7.
1. Ketik perintah apt-get install ssh.




2. Setting IP di windowsnya agar konek ke server debiannya, kemudian ping apakah kita sudah konek atau belum ke servernya.




3. Selanjutnya buka aplikasi yang pernama PuTTY dan isi IP address servernya kemudian open.


4. Setelah itu kita pilih yes agar bisa masuk ke sshnya.


5. Nahhh kita sudah bisa login ke server, tinggal kita isi user dan passwordnya.




Sekian dari saya penjelasan mengenai cara menginstall ssh server. Kurang lebihnya mohon maaf.



Source :


https://rinalty.wordpress.com/tugas-semester4/lap2-manajemen-jaringan/

http://academy-tkj.blogspot.com/2014/10/cara-menginstall-ssh-di-debian-7.html
http://www.privatessh.com/2013/06/pengertian-cara-kerja-dan-kegunaan.html


0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲