Newest Post

Proxy Server

| Senin, 06 April 2015
Baca selengkapnya »





Pengertian Proxy


Proxy server adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari internet atau intranet. Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia internet untuk setiap komputer client.



Tiga fungsi utama proxy server adalah:
  1. Connection Sharing.
    Bertindak sebagai gateway yang menjadi batas antara jaringan lokal dan jaringan luar. Gateway juga bertindak sebagai titik dimana sejumlah koneksi dari pengguna lokal akan terhubung kepadanya dan koneksi jaringan luar juga terhubung kepadanya. Dengan demikian koneksi dari jaringan lokal ke internet akan menggunakan sambungan yang dimiliki oleh gateway secara bersama-sama (connecion sharing).
    .
  2. Filtering.
    Bekerja pada layar aplikasi sehingga berfungsi sebagai Firewalll paket filtering yang digunakan untuk melindungi jaringan lokal terhadap gangguan atau serangan dari jaringan luar. Dapat dikonfigurasi untuk menolak situs web tertenu pada waktu-waktu tertentu.
    .
  3. Caching.
    Proxy Server memiliki mekanisme penyimpanan obyek-obyek yang sudah diminta dari server-server di internet. Mekanisme caching akan menyimpan obyek-obyek yang merupakan permintaan dari para pengguna yang di dapat dari internet.

Cara Kerja Proxy


Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy server dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya. Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP (Internet Protocol) address. Jika permintaan itu divalidasi oleh fiternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambung ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk clientnya.


Konfigurasi Proxy Server



Dalam pembahasan kali ini, Proxy Server non transparent yang akan dibuat lebih berorientasi pada fungsi filtering. Adapun langkah-langkah untuk membuat proxy server adalah sebagai berikut:

Pertama - tama, kita melakukan konfigurasi IP Address server kita.
Sbg contoh konfigurasi saya :
( Maaf dibagian netmask eth1 harusnya 255.255.255.192, saya salah ketik. silahkan diralat )



auto eth0
iface eth0 inet static
            address 192.168.1.101  (Ini merupakan IP dari ISP, sehingga server dpt connect ke ISP )
            netmask 255.255.255.0
            network 192.168.1.0
            broadcast 192.168.1.255
            gateway 192.168.1.1
            dns-nameserver 192.168.1.1

auto eth1
iface eth1 inet static
            address 192.168.100.1 ( IP untuk LAN )
            netmask 255.255.255.192 ( Bebas, sesuai dengan kebutuhan kamu )
            network 192.168.100.0

Lalu Save dan Exit.

Setelah selesai melakukan konfigurasi IP Address, kita akan merestart interfaces network kita dengan perintah/etc/init.d/networking restart

   
Jika tidak terjadi kesalahan dalam konfigurasi, maka restart akan berjalan lancar. Selanjutnya silahkan kalian check apakah IP sudah terganti atau belum. Caranya adalah menggunakan perintah :
ifconfig eth0 dan ifconfig eth1


nah IPnya sudah terganti, selanjutnya kita akan melakukan instalasi Squid, gunakan perintah :
apt-get install squid


*jika saat menginstalasi squid gagal dan muncul pesan "E: unable located package squid", masukan CD Debian mu atau CD berisi software debian lalu ketikan perintah apt-get cdrom add. Jika sudah lakukan instalasi lagi.

*Jika tetap tidak bisa atau kamu tidak punya CD software debian, lakukan edit respository debian kamu, caranya ketik perintah nano /etc/apt/sources.list
Silahkan edit sesuai gambar dibawah ini,

Setelah selesai instalasi squid, kita melakukan configurasi pada squid,
caranya ketikan perintah nano /etc/squid/squid.conf lalu muncul seperti ini,


tekan tombol Ctrl + W, ketik http_port lalu Enter.
setelah http_port 3128, tambahkan transparent sehingga menjadi http_port 3128 transparent


Selanjutnya tekan Ctrl + W lalu ketikan acl connect, Enter
masukan data seperti gambar berikut dibawah dengan jarak 1 spaci dri acl CONNECT method CONNECT : 

data diatas bisa diganti sesuai dengan anda. tekan Ctrl + W lagi lalu ketik Finally Deny
tambahkan tanda "#" di depan http_access deny all, sehingga menjadi seperti ini :

Setelah itu lakukan Save dan Exit. Selanjutnya kita akan menambahkan situs apa saja yang akan kita blok. Caranya ketikan perintah : nano /etc/squid/situs
jika sudah akan muncul tapi kosong, kita tambahkan situs yang akan kita blok. Contoh disini saya akan blok www.facebook.com dan www.yahoo.com

 Lakukan Save dan Exit. selanjutnya ketikan perintah squiz -z seperti contoh diatas dan jika tidak terjadi kesalahan maka akan persis seperti digambar.

Setelah itu, restart squid dengan perintah : /etc/init.d/squid restart
( Jika tidak ada kesalahan maka tidak akan terjadi error )

  

Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi pada rc.local, ketikan perintah nano /etc/rc.local
jika sudah lakukan konfigurasi seperti ini.

 
di antara # By default this script does nothing. dan exit 0 tambahkan :
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.100.0/26 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-ports 3128 

Jika sudah lakukan Save dan Exit. Setelah di save kita reboot Debiannya dengan perintah reboot.

Selanjutnya, setting IP pada komputer client dengan setting :
IP Address 192.168.100.2
Subnet Mask 255.255.255.192
Gateway 192.168.100.1

Preferred DNS Server 192.168.100.1
Alternate DNS Server 8.8.4.4

Kira - kira seperti ini :

jika sudah silahkan lakukan ping ke :
1. 192.168.100.1
2. 8.8.8.8
3. 192.168.1.101
4. 192.168.1.1

Jika ping diatas berhasil semua maka konfigurasi kita berhasil sampai sini. Selanjutnya kita akan test proxy server kita.
Buka browser dari komputer client lalu ketikan
www.facebook.com atau www.yahoo.com ( SITUS YG DIBLOK DI /etc/squid/situs/ )

Jika muncul tampilan seperti dibawah ini maka kita Berhasil,
Sekian dan Terima kasih :)

Source :
http://joshuanetworking.blogspot.com/2014/10/konfigurasi-proxy-server-squid-di.html
https://imadearjanablog.wordpress.com/2012/10/21/bagaimana-cara-kerja-proxy/

Proxy Server

Posted by : Unknown
Date :Senin, 06 April 2015
With 0komentar

SSH Server

|
Baca selengkapnya »



Pengertian SSH


SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman. Dikembangkan pertamakali oleh OpenBSD project dan kemudian versi rilis p (port) di-manage oleh team porting ke sistem operasi lainnya, termasuk sistem operasi Linux. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis/X apabila konfigurasinya mengijinkan. scp yang merupakan anggota keluarga ssh adalah aplikasi pengganti rcp yang aman, keluarga lainnya adalah sftp yang dapat digunakan sebagai pengganti ftp.

Dengan SSH, semua percakapan antara server dan klien di-enkripsi. Artinya, apabila percakapan tersebut disadap, penyadap tidak mungkin memahami isinya. Bayangkan seandainya Anda sedang melakukan maintenance server dari jauh, tentunya dengan account yang punya hak khusus, tanpa setahu Anda, account dan password tersebut disadap orang lain, kemudian server Anda diobrak-abrik setelahnya.


Cara Kerja SSH



Saat suatu client mencoba mengakses suatu linux server melalui SSH. SH daemon yang berjalan baik pada linux server maupun SSH client telah mempunyai pasangan  public/private key yang masing-masing menjadi identitas SSH bagi keduanya. Penjelasan detail koneksi Private SSH adalah sebagai berikut : 

- Client (software Private SSH) dengan local port melakukan koneksi melalui port 22 atau port kostum lainnya pada server. 

- Client dan server setuju untuk menggunakan sesi SSH tertentu. Hal ini penting karena SSH v.1 dan v.2 tidak kompatibel. 

- Client meminta public key dan host key milik server. 

- Client dan server menyetujui algoritma enkripsi yang akan dipakai (misalnya TripleDES atau IDEA). 

- Client membentuk suatu session key yang didapat dari client dan mengenkripsinya menggunakan public key milik server. 

- Server mendecrypt session key yang didapat dari client, meng-re-encrypt-nya dengan public  key milik client, dan mengirimkannya kembali ke client untuk verifikasi. 

- Pemakai mengotentikasi dirinya ke server di dalam aliran data terenkripsi dalam session  key tersebut.

Sampai disini koneksi telah terbentuk, dan client dapat menggunakan koneksi internet dari server yang unlimited, namun tetap tersaring oleh QoS provider dan speed modem.


Konfigurasi SSH Server


Saya akan menjelaskan mengenai cara menginstall ssh. Fungsi ssh(secure shell)  adalah untuk meremote server ketika kita tidak ada di server. Jadi, kita tidak perlu datang langsung ke server cukup kita konek ke server dan kita remote dengan aplikasi yang bernama putty.

Berikut langkah-langkah menginstall ssh di debian 7.
1. Ketik perintah apt-get install ssh.




2. Setting IP di windowsnya agar konek ke server debiannya, kemudian ping apakah kita sudah konek atau belum ke servernya.




3. Selanjutnya buka aplikasi yang pernama PuTTY dan isi IP address servernya kemudian open.


4. Setelah itu kita pilih yes agar bisa masuk ke sshnya.


5. Nahhh kita sudah bisa login ke server, tinggal kita isi user dan passwordnya.




Sekian dari saya penjelasan mengenai cara menginstall ssh server. Kurang lebihnya mohon maaf.



Source :


https://rinalty.wordpress.com/tugas-semester4/lap2-manajemen-jaringan/

http://academy-tkj.blogspot.com/2014/10/cara-menginstall-ssh-di-debian-7.html
http://www.privatessh.com/2013/06/pengertian-cara-kerja-dan-kegunaan.html


SSH Server

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

FTP Server

|
Baca selengkapnya »
Pengertian FTP Server
FTP Server merupakan singkatan dari File Transfer Protocol atau yang dalam bahasa indonesia berarti Protokol Pengiriman Berkas. Sesuai dengan namanya, FTP ini berfungsi untuk melakukan Pengunduhan (Download) file dan Pengunggahan (Upload)  file kepada sebuah server. FTP juga merupakan protokol yang pertama kali di  kembangkan dan masih tetap digunkan hingga saat ini.

Banyak orang yang mengira bahwa FTP itu tidak/kurang berperan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mendownload dan mengupload file hanya menggunkan web biasa saja. Pernyataan diatas amatlah keliru, pada kenyataan teknis nya, ketika kita sedang melakukan proses download dan upload melalui sebuah website, tanpa sadar kita sebenarnya telah menggunakan protokol FTP.
Secara teknis, proses kerja dari FTP :
(1) Membuat sebuah koneksi antara klien dan server
(2) Untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga
(3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
FTP Server sendiri dibagi atas dua jenis:
1) Public FTP : Biasa disebut Anonymous FTP yaitu FTP server yang mana mengizinkan siapapun untuk memperoleh (mengunduh) file-file yang terdapat pada FTP server tersebut.
2) Private FTP: yaitu FTP Server yang hanya mengizinkan orang-orang tertentu untuk mengakses file-file tersebut, biasanya menggunakan metode authentication untuk melindungi Private FTP.
Cara Kerja FTP Server


FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan. Jadi port 21 untuk pemberian perintah dan port 20 untuk proses transfer data file.

Konfigurasi FTP Server
Baiklah, sekarang kita masuk pada pembahasan utama. Langkah-langkah instalasi dan konfigurasi FTP Server Debian sebagai berikut:

  1. Installpaket FTP server
    root@server-tkj:/home/habib# apt-get install proftpd
  2. Pada jendela yang muncul, pilih [standalone] >> [OK]
    6-2
    .
  3. Edit isi file paket proftpd.
    root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/proftpd/proftpd.conf
  4. Edit script sehingga seperti pada gambar sebelah kanan berikut:
    6-4
    .
  5. Kemudian restart konfigurasi file proftpd.
    root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/proftpd restart
  6. Uji hasil konfigurasi dengan perintah links.
    root@server-tkj:/home/habib# links ftp.smknbi.net
  7. Maka akan ditamplikan seperti gambar berikut:
    6-6
    .
    Berdasarkan gambar di atas, koneksi ke server masih berjalan dengan baik, namun tidak bisa login karena menggunakan browser links yang berbasis teks. Untuk keluar, gunakan tombol keyboard q lalu ENTER. Untuk itu, kita harus mengujinya dengan browser berbasis GUI.
    .
  8. Selanjutnya uji dengan Web browser dari PC client. Ketikkan pada address bar:www.ftp.smknbi.net dari PC client. Jika muncul konfirmasi user dan password, isikan user dan password akun yang dibuat saat instalasi debian.
    6-7
    .
  9. Maka akan ditampilan file/folder yang dapat diakses pada FTP server oleh FTP Client seperti gambar berikut:
    6-9
    .

Cukup mudah bukan? Demikianlah pembahasan cara Instalasi dan Konfigurasi FTP Server Debian 6 Squeeze.


Source :
http://gunardisoft.blogspot.com/2012/05/konsep-kerja-ftp.html
https://sabtoxandros.wordpress.com/2013/04/16/pengertian-ftp-server/
https://habibahmadpurba.wordpress.com/2013/10/02/modul-6-instalasi-dan-konfigurasi-ftp-server-debian-6-squeeze/


FTP Server

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

NTP Server

|
Baca selengkapnya »




Pengertian NTP Server



Network Time Protocol (NTP) adalah sebuah protokol untuk sinkronisasi jam-jam sistem komputer di atas paket-switching, variabel-latency jaringan data. NTP menggunakan UDP pada port 123 sebagai lapisan transport. Ini dirancang khusus untuk melawan efek variabel laten dengan menggunakan jitter buffer. NTP juga mengacu pada referensi implementasi software yang didistribusikan oleh Proyek Pelayanan Publik NTP. 


Network Time Protocol (NTP) berfungsi untuk mensingkronkan waktu client dengan server, supaya waktu atau jam dapat sama persis. NTP berjalan pada protocol UDP, yang bersipat ringan dan unreliable. NTP Server sangat berperan penting jika jumlah computer sudah melampaui batas, agar semua waktu berjalan serentak pada setiap computer.
            Sebelum kita kita melakukan instalasi NTP server, kita harus melakukan pengaturan ip address pada interfaces dan juga konfigurasi DNS Server yang nantinya berfungsi untuk memudahkan client dalam mensingkronkan waktu dengan server dengan memasukkan alamat domain saja


Cara Kerja NTP Server



NTP bekerja dengan menggunakan algoritma Marzullo dengan menggunakan referensi skala waktu UTC. Sebuah jaringan NTP biasanya mendapatkan perhitungan waktunya dari sumber waktu yang terpercaya seperti misalnya radio clock atau atomic clock yang terhubung dengan sebuah time server. Komputer ini disebut juga stratum 1. Kemudian jaringan NTP ini akan mendistribusikan perhitungan waktu akurat ini ke dalam jaringan lain dengan protokol NTP yang disebut stratum 2. Komputer dalam jaringan tersebut dapat menyinkronkan jaringan lain yang disebut stratum 3, dan seterusnya sampai stratum 16.
Sebuah NTP client akan melakukan sinkronisasi dengan NTP server dalam sebuah interval pooling yang biasanya berkisar antara 64 sampai 1024 detik. Namun, waktu sinkronisasi ini bisa berubah secara dramatis bergantung kepada kondisi dan keadaan jaringan yang akan digunakannya. NTP menggunakan sistem hirarki dalam bekerja dan melakukan sinkronisasinya. Sistem hirarki ini menggunakan istilah Clock stratum atau strata untuk menggambarkan tingkatan-tingkatannya seperti yang sudah dijelaskan di atas. Sebuah perangkat NTP akan secara otomatis memilih perangkat dengan nilai stratum yang paling kecil untuk mendapatkan update pencatatan waktunya. Dengan demikian, maka tidak perlu melakukan mekanisme pemilihan rumit untuk mendapatkan tree dari NTP yang teratur dalam sebuah jaringan besar. Protokol NTP tetap bekerja dengan baik dalam melakukan sinkronisasi antara client dengan server-nya, meskipun melewati berbagai media. Tampaknya NTP tidak membeda-bedakan media cepat, media lambat, media padat, media kosong, dan sebagainya.
Kehebatan NTP ini didapat dari sistem estimasinya yang hebat yang mengandalkan tiga buah variabel kunci yang didapat dari hubungan antara client dan servernya. Ketiga variabel tersebut adalah:
1.     Network delay. Sebagai variabel yang didapat dari lamanya delay yang terjadi dalam media penghubungnya. Variabel ini merupakan kunci terpenting dalam mendapatkan sinkronisasi yang akurat.
2.     Time packets exchange dispersion. Dispersi atau penyebaran terhadap paket-paket sinkronisasi waktu digunakan untuk mengukur kesalahan maksimum dari perhitungan waktu antara kedua node yang berkomunikasi.
3.     Clock offset: Kerugian waktu ini merupakan variabel yang digunakan untuk melakukan koreksi terhadap pencatatan waktu yang ada di client. Koreksi inilah yang akan dibawa dalam sinkronisasi antarkedua perangkat.
NTP memiliki kemampuan untuk menghindari proses sinkronisasi dengan sebuah mesin yang dianggapnya tidak akan bisa akurat. Kemampuan tersebut didasari oleh dua parameter penentu:
      Perangkat NTP tidak akan melakukan sinkronisasi dengan sebuah mesin yang tidak melakukan sinkronisasi waktu dirinya sendiri dengan perangkat manapun. Karena dengan fakta tersebut, ada kemungkinan waktu yang dimilikinya tidak akurat.
     NTP akan melakukan proses komparasi terhadap beberapa perhitungan waktu dari beberapa server. Sebuah perangkat NTP yang memiliki pencatatan waktu yang paling berbeda dengan yang lainnya pasti akan dihindari oleh perangkat-perangkat lainnya, meskipun nilai stratumnya paling rendah daripada mesin yang lain.


Konfigurasi NTP Server


Berikut ini cara setting NTP Server di Debian Squeeze :

1.  Pastikan posisi sudah di root 
2.   Lakukan mounting DVD Debian 6 Disc 1 ( pertama ) dengan mengetikkan apt-cdrom add dan tunggu proses mounting





3.  Lihat settingan waktu pada server saat ini dengan perintah date sehingga muncul seperti


 berikut


4.  Jika settingan tanggal salah lakukan konfigurasi tanggal terlebih dahulu dengan perintah 


date –s <tahun>-<bulan>-<tanggal>.misal date –s 2012-09-21




5.  Setelah menyetting tanggal lakukan konfigurasi waktu ( jam ). Dengan mengetikkan 


perintah date –s <jam>:<menit>:<detik>. Misal date –s 22:23:00




6. Jika waktu sudah dionfigurasi lakukan instalasi paket NTP Server dengan mengetikkan 


apt-get install ntp ntpdate




7.  Tekan Y untuk melanjutkan proses instalasi




8.  Edit file ntp.conf dengan perintah pico /etc/ntp.conf 




9.   Cari bagian seperti berikut, tambahkan tanda pagar dan settingan seperti berikut


10. Cari lagi bagian berikut dan tambahkan tanda pagar untuk tidak mengaktifkan perintah 



11. Cari bagian berikut dan tambahkan settingan




12. Simpan konfigurasi dan keluar dengan menekan tombol Ctrl + X kemudian Y dan Enter


13. Restart paket NTP dengan perintah /etc/init.d/ntp restart




14. Hubungkan antara Server dengan Client lewat NIC yang tertanda eth0. Atur IP Address


 Client pada IP 192.168.1.2/24 melalui menu Start --> Connect to --> Show All 


Connection ---> klik kanan interface --> Properties --> TCP /IP --> Properties 


sehingga seperti gambar berikut




15. Lakukan sinkronisasi waktu server ke client dengan cara meng double klik jam yang ada pada taskbar


16. Pilih Internet Time


17. Ketikkan IP server / nama domain pada isian server dan pilih Update Now untuk melakukan sinkronisasi waktu dengan server




18.  Jika singkronisasi sukses maka konfigurasi telah berhasil
19. Pilih OK  untuk menerapkan waktu yang sudah disingkronisasi tadi
20. Konfigurasi NTP Server telah selesai




Source :


http://jaringan-kabel.blogspot.com/2012/07/ntp-server.html

http://daristkj.blogspot.com/2012/07/ntp-network-time-protocol.html
http://anakwadung.blogspot.com/2013/01/konfigurasi-ntp-server-debian-squeeze.html

NTP Server

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲